Kamis, 13 Juni 2013

" MAMA " EDDY SILITONGA



DIA MAMAKU


Mama ... ya lagu mama mengiringi perkenalanku dengan gadis kelahiran Jakarta ini, pada waktu itu lagu Mamanya Edy Silitonga demikian populer di kalangan remaja. Diantara kami sesama mahasiswa baru si gadis kelahiran Jakarta ini seperti lain dimataku dibanding mahasiswi mahasiswi lainnya. Apakah karena dia kelahiran Jakarta sebagai Kota Metropolitan, bukan ... justeru bukan. Yang membuat dia lain di mata kami adalah terletak pada kudungnya. Kudungnya selalu terpakai seperti jilbab sekarang ini, tetapi kudungnya selalu saja warna putih, rupanya koleksi kudung putihnya banyak.
Belakangan aku baru tahu bahwa dia memang banyak memiliki kudung warna putuh, karena
kudung itu merupakan kudung seragam sekolahnya di Jakarta dahulu. Ya ... dia siswi sekolah Muslimat yang mewajibkan seluruh siswinya memakai kudung warna putih. Pada waktu itu jilbab belum lazim, tetapi gadis yang satu ini telah terbiasa memakai jilbab

Gadis Jakarta inilah yang mengajariku menyanyikan lagu Mama, tepatnya syair lagu Mama aku dapatkan darinya, setelah Ia menuliskan syair lagu itu, lalu kami menyanyikannya bersama tampa iringan musik. Setiap kali ku mendengar lagu Mamanya Edy Silitonga, aku jadi teringat dengan temanku gadis Jakarta itu. Apalagi aku sempat memanggilnya Ma dan diapun rajin menyapaku dengan panggilan Pa. Kini dia entah berada di mana.

Mama ... kembalilah padaku
Hanyalah dirimu harapanku
Oh Mama
Mama kembalilah padaku
Hanyalah dirimu Pelita hidup ku

Mama ... oh Mama
Apalah artinya hidup tampa kasih sayang
Mama ... oh Mama
Betapa deritanya hidup tampa Mama

Oh Mama kekbalilah Mama ....

Tidak ada komentar: