Selasa, 13 Oktober 2009

APA PENYEBAB GEMPA

PERISTIWA gempa bumi di bumi Indonesia seperti sudah menjadi langganan. Kenapa? Karena Indonesia dilalui lempeng gempa. Peristiwa gempa secara berturut-turut dari Yogyakarta, Padang, Bengkulu, dan Jambi menjadi peringatan agar masyarakat harus selalu waspada.

Indonesia merupakan negara yang memiliki titik gempa terbanyak di dunia, mencapai 129 titik. Titik gempa tersebut meliputi daerah selatan Indonesia, mulai dari Pulau Sabah sampai Nusa Tenggara Timur, terus naik ke Pulau Papua.

Selanjutnya, masuk ke utara Indonesia sampai masuk ke gugusan Filipina. Selain itu, Indonesia merupakan negara rawan gempa terbesar di dunia yang dapat menimbulkan gelombang tsunami.

Sebenarnya apa sih yang menyebabkan terjadinya gempa?

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.

Gempa bumi yang sering terjadi adalah gempa bumi tektonik. Gempa ini disebabkan oleh penglepasan (tenaga) yang terjadi karena pergeseran lempengan pelat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba.

Bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak bumi ini akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.

Contoh gempa bumi tektonik ini adalah gempa di Sumatera Barat pada 30 September 2009, merupakan gempa tektonik yang berasal dari pergeseran patahan Semangko, gempa ini berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang Padang-Pariaman, Indonesia. Lebih dari 1.100 orang meninggal dunia dan ribuan terperangkap dalam reruntuhan bangunan.

Gempa Tasik Malaya, pada 2 September 2009, gempa tektonik berkekuatan 7,3 skala Richter mengguncang. Serta gempa bumi di Yogyakarta, pada Sabtu dini hari, 27 Mei 2006.

Selain gempa bumi tektonik yang disebabkan pergerakan lempeng bumi, gempa juga bisa disebabkan oleh pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi ini dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. n RIN/DARI BERBAGAI SUMBER/M-1

Sumber : Lampost 10 Oktober 2009

Tidak ada komentar: