Sabtu, 12 April 2014

"Aryati" Selalu Dalam Nyanyi nya.




Sahabatku yang satu ini selalu saja menyanyikan lagu aryati dalam senandungnya,memang Ia bernyanyi tidak menggunakan alat musik apapun, hanya menggumam, bersenandungpun tak sempurna, tetapi aku menangkap gumamannya, judul lagu yang digumamkan adalah "Aryati" Tetapi memngapa mesti selalu Aryati, aku tak paham.
Yang aku tahu temanku yang satu ini sesungguhnya tak ada menguasai satu alat musik apapun, bukan hanya itu ... Dia pun tak pandai menyanyi, pada saat kami berteriak teriak nyanyi di perapatan jalan,  Dia tak pernah mengencangkan suaranya untuk tampil lebih menonjol, memuaskan diri dengan lagu lagu yang kami buat seenaknya, sehingga tak jarang lagu bagus menjadi tak lagi bermutu.

Tapi mengapa lagu Aryati sering digumamnya, sampai pada suatu hari Ia kembali menggumamkan lagu Aryati itu persis pada saat teman kami yang bernama Aryati datang bergabung bersama kami. Aryati dia gumamkan dan matanya tak lepas dari memandang Aryati, sehingga aku menjadi yakin dia sedng menaruh hati kepada Aryati, yang selalu dinyanyikannya.

Tapi rupanya hanya sebatas itu, dia memang suka dengan Aryati, tetapi nampaknya Ia tak sanggup mencurahkan isi hatinya, sehingga cintanya menjadi berantakan, persisi seperti lagu Aryatipun memang berantakan apabila dinyanyikannya, seberantakan cintanya kepada Aryati.

Senin, 24 Maret 2014

Ini Laguku Ketika Berharap Kiriman

KERONCONG SAMPUL SURAT
===========
Cerita ini di wanti wanti oleh sahabatku agar tidak disebarkan, waktu itu tahun 1972, dia teman sekelasku, yang tentu saja tak akan kusebutkan namanya. Kalau dalam cerita lagu Sampul Surat di atas ternyata hanya amplop kosong belaka. Aku stel lagu ini lewat You tube di antara dengkuran Indris Driver PT Tetira Palembang dan dan DAS  Ogan Komering Ulu Timur Moh. Sobari. waktu itu pukul 03.02 di Kota Martapura. Aku teringat kisah lucu ini.

Senin, 17 Maret 2014

Kelaziman Dan Kebenaran

BISMA YUDI PUTRA

Pengalaman tak semuanya tersangkut pada kesadaran kita sebagai manusia makhluk yang--katanya--paling sadar atas diri dan lingkungannya. Banyak fenomena yang ditangkap mata manusia, tetapi sebagian berlalu begitu saja melompati kesadaran, sehingga tidak mendapat tanggapan. Dimaklumi dengan enteng.
Ini lumrah. Sependapat dengan Alois A Nugroho,"Tidak berarti bahwa pengalaman selalu disertai oleh kesadaran …Pengalaman manusia lebih banyak terjadi dalam ketidaksadarannya. Dalam setiap detik hidupnya, manusia mengalami lebih banyak dari apa yang disadarinya."
Manusia membentuk kesadaran. Jika seseorang tidak tertarik merespons suatu objek yang diamatinya, bukan berarti dia tak memiliki kesadaran. Dia hanya belum membentuk dan menggunakannya. Selanjutnya kesadaran penuh akan dicapai.